Selasa, 17 Mei 2011

Tentang Bintang

Ternyata tak semua bintang ada sejak dulu. Di langit, bintang baru bisa lahir dan menghiasi malam.

Bayi Bintang
Bintang terbentuk dari kumpulan awan debu dan gas yang sangat besar ukurannya. Kedua unsur ini saling tarik-menarik karena gaya gravitasi. Bintang baru sebetulnya loebih cocok disebut kumpulan debu dan gas disebut protostar.  Seiring waktu, protostar berkembang menjadi besar dan mulai menimbulkan panas.  Semakin tinggi panas nya, protostar mulai bercahaya dan menjadi bintang.

Bintang Dewasa
Ketika umur bintang bertambah, ukurannya menjadi lebih besar. Selama masa pertumbuhan ini, bintang membakar planet-planet kecil yang ada di sekitarnya. Setelah itu permukaannya mendingin dan warna bintang berubah menjadi merah. Pada saat ini, ia sering disebut raksasa merah. Setelah jutaan tahun, bintang memasuki masa tua.

Matinya Bintang
Setelah berhenti  membesar, bintang akan mati. Matahari, bintang terbesar di angkasa,  akan mati setelah ukurannya mencapai 1.5 kali ukuran yang sekarang. Dan ketika itu, matahari berubah menjadi White dwarf  atau kurcaci putih. Dari ukuran terbesar menuju ukueran kurcaci kecil, matahari perlu waktu jutaan tahun lagi. Menjelang kematiannya, bintang akan meledak. Ledakannya akan terbang kemana-mana dan ada yang masuk dalam gravitasi bumi.

0 komentar:

Posting Komentar